Wednesday, June 17, 2009

Syarat & Ketentuan Berlaku


Sebel ga sih melihat tanda bintang kecil pada promo2 yg ada diberbagai media? Syarat dan ketentuan berlaku...begitu kalimat dibalik bintang kecil. Tak mau rugi,itu prinsip yg dipegang oleh pembuat promo dalam menarik konsumen. Dalam kehidupan sehari2 pun terjadi tanda bintang kecil tersebut...seolah2 kita tak pernah tulus dalam urusan yg sedang dihadapi. Sejujurnya saya merasa sedih dg hal2 seperti ini. Apalagi jika stempel sudah didapatkan...susah deh...pencuri yang bertaubatpun akan tetap dapat stempel itu, meski tak pernah lg mencuri. Tak dapat percaya,mungkin ini adalah kuncinya. Seperti halnya saya...meskipun saya meyakini sesuatu yg saya yakin benar, tapi saya masih diragukan,tak tulus diterima..hanya karena salah satu ortu saya punya keyakinan yg berbeda. Apakah perbedaan ini adalah ukuran tingkat pemahaman seseorang? Apakah orang seperti saya pasti rendah pengetahuannya dalam keyakinan tersebut? Padahal tidak selalu demikian...banyak juga orang2 semacam saya punya pemahaman yg jauh lebih bagus dari pada orang2 pada umumnya yang sekedar berkutat pada ritualitas rutin dan garis keturunan..yg sering tidak menyadari apa,mengapa,dan bagaimananya pilihan keyakinannya tersebut. Sebagaimana semboyan tentara : ragu2 kembali saja, maka jika kita ragu alangkah baiknya tidak diterima atau tinggalkan secepatnya. Bagaimanapun saya hanya belajar untuk menerima apa adanya segala sesuatu dg lebih dan kurangnya, sebagaimana saya ingin diterima dg apa adanya pula, itu saja.


Posted by ::aPa AdAnYa:: at 09:36 pm

Me
June 28, 2009   11:53 AM PDT
 
Buat sebagian orang si bukan masalah bro,namun buat sebagian yg lain,hal ini adalah masalah,dianggap bahwa orang2 spt saya ini tidak punya pengetahuan yg cukup dlm agama,sehingga tercipta stigma bahwa anak2 yg lahir dr kluarga 'pelangi' tidaklah mumpuni pengetahuan agamanya...sedangkan menurut saya banyak anak2 'pelangi' yg pengetahuan agamanya jauh lebih baik,krn mereka beragama atas kesadaran sendiri dan hidayah-Nya tentu,sehingga dia mempunyai semangat ingin tahu dan belajar lebih besar
khan
June 21, 2009   05:24 PM PDT
 
apa terasa begitu? kalau saya sendiri tidak berpikir seperti itu karena memang hal-hal seperti itu di luar kendali kita. kita tidak dapat memilih dari keluarga mana kita dilahirkan. oleh karenanya, bila kita sendiri sudah mengecap manisnya rahmat Allah yang terbesar ini, sudah selayaknya kita untuk bersyukur. lebih-lebih apabila kita dilahirkan di dalam keluarga yang juga mengecap nikmat yang besar ini.

Leave a Comment:

Name


Homepage (optional)


Comments







The Wild Flower
aku hanyalah seorang pemuda, seorang muslim yang mencoba tegak di atas manhaj yang haq, manhajnya para sahabat.........

lagi belajar di sebuah universitas, yang kata orang kampusnya pahlawan reformasi........belajar biar jadi dokter biar berguna bagi diri ku sendiri, keluarga, orang lain, islam dan kaum muslimin......................



In My Garden
<< June 2009 >>
Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat
 01 02 03 04 05 06
07 08 09 10 11 12 13
14 15 16 17 18 19 20
21 22 23 24 25 26 27
28 29 30
Daily Reads









Member Of

BloggerFamily





kawan-kawan
Ade Cantik
uNi
assa solo
dh devita
al harits
ellya
alice
abu fauzan
arimbi
arifiani
femi
sohibi
affan
andi
aisyah azzahra
dina
mita
Rin^
n0va
pitt
oMbOlOt
linda
imponk
ummu nabila
mas anom
zubia
evy
ARS
arief
arie
dwi agus
mimin
fajar
abu husain
firman
gitafh
yaya
lucy
marjan
luthfie
ephays
Dr Rosalina
wasugi
pray
herlin
ricki


.::islam::.


salafy
asysyariah
Shaff
salafy corner
kajian online


.::kedokteran::.


emedicine
infeksi
depkes
Dokter Emergensi
Dokter Saraf
Emergency Medicine&Care
Highwire Free Articles
KesGadar-DKI
prof iwan darmansjah
IDI
Badan POM
Mayoclinic
MedicaStore
Medicalstudent




::POLISI::







::INTELLIGENCE::





Tagboard
   
Contact Me
If you want to be updated on this weblog Enter your email here:
Credits
Template: elementopia
Image: image cafe
Edited by:
BLOGDRIVE
TEMPLATES
Elementopia : Wild Flower

Blogdrive
rss feed