|
Begitulah stigma yang ada, begitulah label yang dilekatkan pada orang dengan gangguan jiwa. Yang sering kita lihat memang orang-orang dengan gangguan jiwa berat (psikotik) yang ditandai dengan adanya hendaya (ketidakmampuan) berat dalam menilai realitas. Namun, bagaimana dengan orang-orang yang mengidap gangguan jiwa selain psikosis? yang seringkali tampak sebagai orang normal. Bahkan barangkali kita adalah salah satunya. Coba kita tengok sebentar, orang yang berpakaian dengan sangat rapi ternyata orang dengan gangguan paranoid, orang yang terlihat sangat banyak bicara dan sangat aktif, ternyata adalah orang maniakal, siapa yang tahu? siapa yang mengira? Gangguan jiwa tidak mengenal usia, tidak mengenal jenis kelamin, tidak mengenal harta, maupun tahta, siapapun dapat mengidap penyakit yang satu ini. mau presiden kek, artis, dokter, dosen, pedagang, sampai pengemis, semuanya bisa dan berpotensi untuk sakit jiwa. dari gangguan jiwa berat, neurosis, hingga gangguan kepribadian. Kita lihat sajalah dalam kehidupan sehari-hari...begitu kita keluar dari rumah dipastikan ada orang-orang yang terindikasikan gangguan jiwa. misalnya ketika sedang dijalan, kendaraan kita diserempet oleh kendaraan lain, coba perhatikan siapa yang marah-marah duluan?siapa yang lebih marah? lebih sering adalah orang yang menyerempet kita. Contoh kedua, sudah jelas bahwa jalan yang kita lewati adalah jalan satu arah, tapi banyak juga yang jalan melawan arus. ini baru dua contoh kecil dalam bidang lalu lintas, contoh lainnya lebih banyak lagi. Yang paling gampang saya deh, saya mengakui dan menyadari bahwa terdapat ciri-ciri kepribadian paranoid dalam diri ini, dan kadang-kadang timbul ciri-ciri manik depresif (bipolar), mungkin dikarenakan adanya gangguan masa perkembangan sewaktu saya kecil dulu, ditambah adanya faktor genetik dari nenek saya, yang mengalami gangguan jiwa. Masih ingat lia eden? yang ngaku sebagai jibril. kita bisa nilai, bahwa si lia eden ini mempunyai waham kebesaran, dan waham keagamaan yang kuat, dan mungkin saja halusinasi audiotorik 2nd order yang memberikan bisikan kepadanya dan dianggap sebagai wahyu. Yang belum tau tentang waham, saia jelaskan sedikit, bahwa waham adalah keyakinan patologis yang tidak dapat dikoreksi meskipun telah diberikan bukti-bukti bahwa keyakinannya salah, dan keyakinan tersebut tidak sesuai dengan sosiobudaya. waham kebesaran yang ada pada diri lia eden adalah mengaku bahwa dia adalah jibril, yang datang untuk menyelamatkan dunia, kalo waham keagamaannya, kita semua sudah tahu, tidak perlu saya jelaskan disini. Ada juga yang disebut waham bizarre, waham aneh yang tidak sesuai dengan hukum alam, apakah lia eden punya waham bizarre? mungkin juga, saya juga sudah lupa dengan berita-beritanya hehehe. Jadi kemungkinan lia eden menderita skizofrenia tipenya paranoid, mungkin ya, soalnya datanya gak lengkap hehehe..yah paling tidak menderita gangguan delusional lah. Penangkapan, pemenjaraan, maupun dikenai tuduhan pasal penodaan agama, menurut saya tidak efektif, karena memang dia sakit jiwa, obat-obatan anti psikotik macam haloperidol barangkali jauh lebih efektif. Yang jelas, pasien-pasien dengan gangguan jiwa perlu mendapat penanganan yang eklektik dan holistik, dan yang lebih penting lagi adalah memanusiakan mereka, karena pada dasarnya mereka adalah manusia juga, namun sakit, dan yang sakit adalah jiwanya. Dan yang terakhir, yang ingin saya sampaikan adalah, mari kita kuatkan dan sehatkan jiwa kita...dalam tubuh yang kuat belum tentu ada jiwa yang sehat, sedangkan dengan jiwa yang sehat, insya ALLAH kita menjadi lebih sehat dalam hidup. |
| Merana September 7, 2009 01:57 AM PDT Saya juga sering stress kar'na dari banyaknya problem apalagi karena aku dan suami berbeda negara | ||
| Christina September 3, 2009 08:33 PM PDT saya suka marah-marah saya suka merendahkan orang terkadang ketika saya membaca artikel tentang sakit jiwa, saya merenngkan nasib & prilaku yang sudah saya perbat | ||
| Muliawan Prabawa August 10, 2009 01:50 PM PDT Panca edan: 1. Marah-marah sendiri.. 2. Nangis-nangis sendiri.. 3. Ketawa-ketiwi sendiri.. 4. Ngomong-ngomong sendiri.. 5. Senyum-senyum sendiri... | ||
| ida May 5, 2009 03:02 PM PDT boleh kenalan tidak?saya tertarik dengan rubrik anda,terutama tentang gangguan jiwa | ||
| arya December 25, 2008 07:29 AM PST Boleh kenalan? Saya tertarik waktu membaca tulisan2 tentang sakit jiwa. Boleh tau alamat email kamu ga? | ||
| Edian December 4, 2008 09:40 PM PST Sudah Ada obat herbal nya pakai Nurtisi Otak yaitu ENBEPE Asli produk indonesia Kalo mau info hub saya di 0818 678 211 Ada vcd kesaksian sudah 9 thn schozofrenia bisa sembuh seorang wanita umur kira2 30-40 thn | ||
| Leave a Comment: |